Rabu, 29 April 2020

# drama keluarga # Family

Sepenggal Hidup

bang Ijal motret
Kali ini aku mau mengawali dengan sebuah cerita. Cerita yang aku dapat hasil menonton sebuah film Bollywood. Aku memang penonton segala macam genre film berikut asalnya. Jadi tidak ada unsur lain selain mengambil pelajaran dari sana.

Judulnya Ta ra ram pam


Radhika, menikah dengan RV seorang pembalap yang namanya sedang bersinar. Langganan menang di setiap turnamen. Dari perlombaan itu RV meraup banyak sekali materi. Kaya, tampan dan terkenal. Paket lengkap untuk memikat wanita. Sehingga penggemar wanitanya pun tidak kalah dengan actor Hollywood.

Sayangnya segudang prestasi itu tidak membuat Ayah Radhika memberikan restu. Radhika dibesarkan oleh pebisnis sukses yang berasal dari India. Selain itu Radhika juga sedang menyelesaikan sekolah musiknya.

Tapi cinta selalu keluar sebagai pemenang. Maka menikahlah Radhika dengan RV meski orang tua Radhika tidak menyukai. Pernikahan itu pun berlangsung harmonis sampai bertahun-tahun. Hingga kedua anak mereka tumbuh besar. kalau di Indonesia mungkin sudah kelas 4 dan 1 SD.

Suatu ketika, RV mengalami kecelakaan saat mengikuti turnamen. Kecelakaan yang membuatnya harus berhenti sementara selama 1 tahun untuk proses penyembuhan. Setahun berlalu, RV pun kembali ke arena. Sayangnya kecelakaan itu menyisakan trauma bagi RV sehingga menurunkan performanya ketika mengendarai mobil balap.

Karena tidak satu pun kejuaraan di menangkan, RV pun dikeluarkan dari tim. Jatuh tertimpa tangga, itulah pepatah yang cocok untuk menggambarkan kkondisi keluarga Radhika. Selama RV menjalani pengobatan hingga pemulihan, tidak ada satu sen pun yang masuk. Tabungan pun semakin lama semakin menipis. Singkatnya mereka bangkrut.

Keterpurukan keuangan keluarga memaksa keduanya harus bekerja serabutan demi bertahan hidup.

Radhika bekerja sebagai seorang pemain piano di salah satu restoran. Dalam suatu kesempatan, Radhika bertemu dengan ayahnya. Mengetahui keadaan Radhika yang kesulitan, Ayahnya pun berniat membantu dengan memberikan uang dan tawaran pekerjaan untuk RV. Namun, tawaran itu rupanya diikuti dengan cemoohan atas nasib yang Radhika alami. Andai Radhika mendengarkan Ayahnya untuk tidak menikah dengan RV maka nasibnya tidak akan seperti ini.

Tidak rela suaminya dihina sedemikian rendahnya, Radhika menolak bantuan ayahnya. Bahkan cek sebesar 50.000 dolar yang diberikan ayahnya pun di robek.

Best husband, best father, and the best racer. He can take care of me and my children. We don’t want anybody’s help. Thank you.”

Kurang lebih begitulah potongan dialog yang Radhika ucapkan pada ayahnya.

Sepenggal Kisah

Film ini menjadi salah satu film yang selalu memporak-porandakan hati aku dan suami. ada beberapa adegan bahkan situasi yang kebetulan sama dengan kami.

Dan potongan cerita itu tadi sering kali menjadi pegangan ketika masa-masa sulit yang pernah, sedang dan akan kami hadapi.

Ya, kami yakin satu kesulitan terlewati maka aka nada kesulitan lain yang menanti. Entah salah satu atau bahkan kami berdua yang mengalaminya.

Ketika titik itu tiba tidak ada orang lain lagi yang lebih memahami selain pasangan kita.

Sepenggal Makna

Keadaan yang dialami Radhika sekeluarga itu sangat nyata. semua keluarga pasti pernah mengalaminya. Yang bisa kita adaptasi dari perjalan hidup mereka adalah saling percaya dan mendukung keputusan serta usaha pasangan.

Orang bilang, kesetiaan wanita diuji ketika suaminya tidak memiliki apa-apa.

Tidak selalu benar, karena banyak juga laki-laki yang memilih lari dari pada memikul beban bersama.

Tapi, ketika suami berusaha hingga mengerahkan seluruh energi yang dimiliki maka beban berat itu akan sedikit ringan ketika ada istri yang bersedia mengusap peluh yang menetes, memberika bahunya yang lemah sebagai tempat suaminya beristirahat sejenak.

Suami hanya memerlukan dukungan, kepercayaan serta apresiasi dari istrinya. seberapa kecil pun hasil yang diperoleh mari kita hargai. Bahkan kita dukung, berikan semangat agar esok bisa lebih baik lagi. dan yakinkan bahwa kerja keras akan memberikan hasil yang sepandan.

Radhika melakukannya. Tidak peduli beratnya pekerjaan yang dijalaninya atau bantuan ayahnya yang menghina suaminya, Radhika tetap yakin bahwa suaminya tidak akan membiarkan keluarganya menderita selamanya.

Kadang aku mengutip dialog Radhika, sekedar untuk guyonan serius ketika Mr. GPP merasa lemah. Meski sejujurnya kalimat itu lebih ditujukan kepada diriku sendiri untuk terus yakin bahwa seberapapun menderitanya hidup kita selalu ada suami yang akan berusaha membuatnya lebih baik.

6 komentar:

  1. Duh jadi penasaran pingin nonton filmnya langsung. Sepertinya bagus dan cocok ditonton bersama pasangan ya Mbak. Siip

    BalasHapus
  2. Film yang penuh pesan moral ya...setuju jika kesetiaan wanita diuji kala suaminya tidak punya apa-apa...dan kekuatan berdua menghadapi semua tantangan akan menentukan hasilnya. Terus semangat Mbak, Insya Allah berdua bisa mengahdapinya

    BalasHapus
  3. Itulah arti pasangan jiwa yang sesungguhnya ya Mbak. Saling menguatkan satu sama lain, karena pada dasarnya, bersama itu akan lebih tangguh. Duh jadi baper sama cerita filmnya.

    BalasHapus
  4. Filmnya bagus ya ga cuma cinta-cintaan, maknanya dalem banget

    BalasHapus
  5. Ide penulisan bisa dating dari mana saja ya. Termasuk dari nonton film India. Moral cerita film India selain ada asmara juga ada kesetiaan. Seringnya sih yang baik selalu menang...

    BalasHapus
  6. Tentang cinta, kesetiaan dan kepercayaan. Seruu banget filmnya. Eh jadi pingin nonton.
    Btw durasi filmnya lama, nggak ini ya mb?

    BalasHapus

Follow Us @soratemplates